Minggu, 30 Januari 2011

Efek dari Aroma Parfum

Parfum tak hanya berfungsi sebagai pengharum badan. Bicara soal wewangian, tentu hal itu akan kembali ke selera penggunanya. Temukan manfaat lain dari berbagai pilihan parfum saat Anda sulit memilih aroma karena semua Anda suka dan karena parfum memiliki efek samping yang positif, seperti menenangkan, memberi rasa nyaman, atau mengurangi stres.

Parfum yang menenangkan
Parfum beraroma buah-buahan seperti stroberi, pir, apel, atau blackberry boleh jadi menggoda penciuman Anda. Setiap ekstrak buah dalam satu wadah parfum memiliki keharuman yang unik dan khas. Keharuman alami ini sering kali diasosiasikan dengan energi positif dan suasana menyenangkan.
Aroma buah peach dan pir dikatakan oleh Dr Alan Hirsch, MD, Direktur The Smell & Taste Treatment and Research Foundation, Amerika Serikat, berfungsi sebagai pereda kegelisahan. Aroma alami dari buah ini membantu Anda mengatasi stres karena aromanya yang menenangkan.

Parfum pemberi rasa nyaman
Semprotkan parfum beraroma vanila, almond, madu, atau karamel ke tubuh Anda. Wangi alami dan aromanya memberikan sensasi kehangatan yang menimbulkan perasaaan nyaman. Hal itu disampaikan Victoria Bonofiglio, profesor kosmetik dan fragrance Fashion Institute of Technology, New York.
Aroma lembut dari vanila menempel lebih lama di kulit karena memiliki susunan molekul yang lebih tebal. Kata Dr Hirsch, aroma vanila juga membuat Anda merasa nyaman dan lebih percaya diri.
Lain lagi dengan parfum beraroma roti pisang dan kacang, menurut Dr Hirsch, aroma ini masuk dalam daftar lima besar aroma yang mampu merangsang gairah seksual perempuan.
“Aroma ini menstimulasi otak yang membuat Anda tergoda dan menjadi daya pikat bagi pria,” ungkap Dawn Spencer Hurwitz, pendiri DSH Perfumes, Boulder, Colorado.

Parfum pembangkit semangat dan gairah
Makanan seperti dark chocolate dari Meksiko, masakan pedas berempah dari Thailand, atau sambal khas Indonesia bisa memberikan sensasi segar atau bersemangat bagi yang mengonsumsinya.
Begitupun dengan parfum beraroma rempah-rempah, aroma ini membawa Anda pada sensasi khas daerah asalnya. Menurut kata Bonofiglio, saat menghirup aromanya, Anda akan merasakan pengalaman unik.
Seperti kayu manis, rasanya yang pedas manis menimbulkan aroma yang membuat Anda merasa seksi. Sementara itu, peppermint memberikan sensasi segar. Aroma cokelat meningkatkan hormon serotinin, pembangkit energi positif dalam tubuh. Lain lagi dengan lada hitam, aromanya yang juga diekstrak menjadi parfum menstimulasi energi membuat Anda lebih percaya diri dan siap menghadapi berbagai tantangan.
“Semprotkan aroma rempah pada tubuh Anda jika ingin mendapatkan sensasi menyegarkan dan bergairah,” saran Hurwitz.

Parfum pemberi kesenangan
Permen memang merusak gigi jika dimakan berlebihan. Namun, permen identik dengan kesenangan. Sensasi ini didapatkan juga pada parfum beraroma permen.

Penelitian yang dilakukan oleh Smell & Taste Treatment and Research Foundation menunjukkan, perempuan memberikan peringkat tinggi untuk aroma yang mampu membangkitkan gairah seks.
“Permen menjadi reward jika seseorang melakukan sesuatu yang baik atau bisa juga dimaknai sebagai makanan guilty pleasure. Keduanya memberikan rasa senang,” kata Dr Hirsch.

Parfum pembangkit tenaga
Aroma lemon, jeruk bali, bergamot (buah asal Italia) atau citrus memberikan efek menyegarkan dan membangkitkan tenaga.
“Aroma cistrus menstimulasi bagian otak yang tugasnya membuat Anda terjaga,” kata Dr Hirsch.
Aroma alami dari buah-buahan ini membuat Anda lebih berenergi karena sensasinya yang menciptakan suasana terbuka.

Sumber: SELF, Editor: Josephus Primus, kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar